Toyota Motor Corp. Raih Rekor Laba Bersih di Tengah Pandemi Covid-19

Toyota Motor Corp. melaporkan rekor laba bersih 2,32 triliun Yen (sekitar USD 20,10 miliar) pada April-Desember 2021. Laba itu melonjak 57,8 persen dibandingkan 2020.

Menurut Toyota, perolehan itu didukung pelemahan yen karena pembuat mobil itu melakukan pemulihan penjualan mobil secara bertahap akibat pandemi Covid-19.

Dikutip dari Kyodo hari ini, Kamis, 10 Februari 2022, laba operasional Toyota melonjak 67,9 persen menjadi 2,53 triliun Yen dalam sembilan bulan pertama, yang juga tertinggi sepanjang masa. Kondisi ini justru muncul di tengah situasi kekurangan semikonduktor secara global dan biaya bahan yang lebih tinggi.

Penjualan mobil Toyota secara global tumbuh 19,2 persen menjadi 23,27 triliun Yen, sedangkan produsen mobil besar Jepang lainnya juga perlahan pulih dari dampak Covid-19.

Meski begitu, akibat pandemi, Toyota merevisi rencana produksi globalnya hingga Maret 2022 menjadi 8,50 juta mobil, dari target semula 9 juta unit seperti yang diumumkan pada November 2021.

Pemulihan bisnis Toyota dipimpin oleh penjualan mobil yang kuat di pasar Amerika Utara dan Asia, meskipun jumlahnya di bawah sebelum pandemi.

Toyota menjual 6,1 juta mobil secara global dalam sembilan bulan pertama 2021, naik dari 5,4 juta unit pada periode yang sama 2020. Penjualan mobil listriknya secara global menyumbang 27,7 persen, atau sekitar 2 juta unit. Sedangkan pada 2020 sebanyak 22,9 persen.

Pada Desember 2021, produsen mobil terlaris di dunia tersebut mengumumkan rencana menghabiskan 8 triliun Yen pada 2030 untuk produksi mobil listrik dengan target penjualan mobil listrik 3,5 juta unit.

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.