Melinda Gates Ungkap Perceraiannya dengan Bill Gates, Akui Berhari-hari Menangis

Melinda Gates untuk pertama kalinya berbicara mengenai perceraiannya dengan pendiri Microsoft dan miliarder, Bill Gates yang terjadi tahun lalu. Dalam wawancara dengan Gayle King di CBS Morning yang akan ditayangkan pada Kamis, 3 Maret 2022 waktu setempat, Melinda menuturkan ia mengalami kehancuran emosional setelah mengumumkan perceraian itu.

Menurut Melinda, ia menangis berhari-hari setelah keputusan itu. “Saya meneteskan banyak air mata selama berhari-hari dan hanya berbaring di karpet sambil berpikir, ‘Bagaimana ini bisa terjadi? Bagaimana aku bangkit? Bagaimana aku bergerak maju?’,” kata dia.

Sebelum mengajukan gugatan perceraian, ia membaca kabar perselingkuhan suaminya dengan seorang karyawan perusahaan, 20 tahun lalu, seperti diungkap New York Times. Dalam tayangan pratinjau yang tayang kemarin, Gayle bertanya kepada dermawan miliarder itu tentang laporan New York Times itu dan sudah dibenarkan oleh juru bicara Bill Gates pada Mei tahun lalu.

Mendapat pertanyaan berat itu, Melinda menjawab bahwa dia sudah memaafkan Bill. “Aku pikir, kami sudah melewati semuanya,” katanya. “Itu bukan satu momen atau satu hal spesifik yang terjadi. Ada satu titik yang membuat saya sadar ada banyak hal yang tidak sehat dan saya tidak bisa mempercayai apa yang kami miliki.”

Di tengah proses perpisahan itu, Melinda mengakui kesedihannya berubah menjadi kemarahan saat dia mencoba mengelola emosinya. “Maksudku, ini hal yang menyakitkan,” kata dia, “Saya memulai perjalanan penyembuhan ini, dan merasa mencapai sisi lainnya. Dan saya merasa seperti membalik halaman dalam bab ini sekarang.” Di tahun ini, Melinda Gates merasa bersemangat dengan apa yang akan terjadi di depan.

Bill Gates sendiri merenungkan perceraiannya dengan Melinda Gates pada akhir tahun lalu. Ia mengatakan, “2021 adalah tahun paling tidak biasa dan sulit dalam hidupku.” Menyinggung keputusan mereka untuk terus bekerja sama di Bill and Melinda Gates Foundation, yang mereka mulai pada 2000, Bill menulis dalam blognya, bahwa sebagai mantan, mereka telah menemukan ritme kerja baru yang baik. “Tetapi saya tidak dapat menyangkal bahwa ini adalah tahun kesedihan pribadi yang besar bagi saya,” ujarnya.

E! NEWS | PEOPLE

Leave a Reply

Your email address will not be published.