ITDC klaim Temui Asosiasi Sopir di NTB untuk Mendukung MotoGP Mandalika

Corporate Communication Senior Manager Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Esther D Ginting mengatakan bahwa ITDC Group telah bertemu dengan Asosiasi Pengemudi Transportasi (APTA) Nusa Tenggara Barat untuk membahas tuntutan agar mereka dilibatkan dalam mendukung balap MotoGP di Sirkuit Mandalika.

Menurut Esther, pertemuan dengan Asosiasi Pengemudi Transportasi juga dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ditlantas Polda NTB, Kapolres Lombok Tengah, Ditlantas Polres Lombok Tengah serta perwakilan asosiasi dan pihak AP 1 selaku pembina asosiasi.

“Dari pertemuan tersebut telah diperoleh titik temu dan kesepahaman atas tuntutan dari asosiasi tersebut,’’ ujarnya tanpa merinci hasil pertemuan dengan APTA.

Menurut Esther, ITDC selalu berkomitmen untuk mendorong partisipasi masyarakat sekitar kawasan yang dikelola dalam setiap kegiatan operasionalnya, termasuk kegiatan MotoGP di Sirkuit Mandalika.

Esther juga menyampaikan bahwa pengelola juga berupaya untuk mengakomodir dan melibatkan sebanyak mungkin pengusaha maupun UMKM lokal dalam kegiatan yang digelar di kawasan The Mandalika dengan tata cara yang transparan dan akuntable.

“Kami memohon maaf apabila masih ada pihak yang masih belum dilibatkan dalam kegiatan kami,’’ katanya kepada Tempo, Rabu 9 Februari 2022.

Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan bantuan dari Forkopimda Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah sehingga permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik.

Ia berharap agar koordinasi dapat lebih baik lagi dan semakin banyak masyarakat Lombok yang dapat menikmati manfaat dari kegiatan yang berlangsung di The Mandalika.

Ketua APTA NTB, Lalu Reza Fadila, membenarkan pertemuan dengan ITDC. “Sebanyak 500 unit kendaraan dari 34 perusahaan anggota APTA akan dilibatkan oleh tiga vendor yang menangani kendaraan official lebih dari 1.000 orang,” kata Reza.

Reza menambahkan bahwa untuk MotoGP Official Test diperlukan 200 unit kendaraan. “Sudah disepakati menggunakan kendaraan lokal dulu agar tidak mendatangkan kendaraan luar daerah,” ujar dia.

Pada Selasa, 8 Februari 2022, seperti dilaporkan Antara, ratusan sopir transportasi lokal dan pemuda serta Forum Kepala Desa (FKD) Kecamatan Pujut menggelar aksi demo di kantor PT ITDC Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Mereka minta dilibatkan dalam akomodasi ajang MotoGP Mandalika.

Sehari sebelumnya, Senin, 7 Februari, Puluhan sopir transportasi lokal yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Transportasi (APTA) Nusa Tenggara Barat juga menggelar aksi demo di depan Bandara Lombok. Mereka kecewa karena oknum pejabat ITDC dan MGPA yang selama ini merendahkan transportasi lokal.

SUPRIYANTHO KHAFID

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.