Harga Emas Antam Naik Seiring Kenaikan di Pasar Asia Akibat Efek Omicron

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan Senin, 29 November 2021, naik Rp 1.000 dibandingkan dengan kemarin.

“Harga emas batangan satu gram Rp 930.000,” seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia pada Senin.

Harga emas Antam naik seiring dengan lonjakan harga emas di perdagangan Asia pada Senin pagi. Kekhawatiran atas dampak varian virus corona Omicron yang mungkin resistan terhadap vaksin disebut mendukung daya tarik logam mulia sebagai aset safe-haven.

Seperti dikutip Antara, di pasar spot emas terangkat 0,1 persen menjadi diperdagangkan di US$ 1.793,72 per ounce pada pukul 02.01 GMT. Sementara itu, emas berjangka AS terdongkrak 0,4 persen menjadi diperdagangkan pada 1.793,20 dolar AS per ounce.

Berdasarkan situs Logam Mulia, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

1 gram Rp 930.0002 gram Rp 1.800.0003 gram Rp 2.675.0005 gram Rp 4.425.00010 gram Rp 8.795.00025 gram Rp 21.862.00050 gram Rp 43.645.000100 gram Rp 87.212.000250 gram Rp 217.765.000

Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 435,3 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 870,6 juta.

Harga emas pada 28 November 2021 sebesar Rp 929.000 per gram. Untuk harga buyback emas hari ini adalah Rp 826 ribu per gram.

Adapun harga emas hari ini lebih rendah dibanding awal 2021 yang sebesar Rp 969 ribu. Sedangkan harga emas hari ini jauh lebih tinggi dibanding awal 2020 yang sebesar Rp 771 ribu.

Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association.

Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

HENDARTYO HANGGI

Leave a Reply

Your email address will not be published.