Beragam Suplemen Protein Bubuk, Beda Jenis Lain Manfaatnya

Ada berbagai jenis suplemen protein bubuk (protein shake). Asupan protein ini cara mengonsumsinya dilarutkan dalam air. Konsumsi protein bubuk ini diminati sebagai cara paling mudah untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

Mengutip situs web Healthy Eating, berikut beragam jenis suplemen protein bubuk:

National Strength and Conditioning Association menjelaskan, bahwa kasein merupakan protein yang lambat dicerna. Suplemen ini agaknya cocok untuk pemulihan dari latihan daya tahan daripada latihan kekuatan.

Jika mencari pengganti makanan protein tinggi untuk menurunkan berat badan, kasein shake bisa menjadi pilihan, karena tingkat penyerapannya lambat. Perut pun akan merasa kenyang dalam waktu yang lama.

Suplemen protein ini mudah dicerna, sehingga protein ini lebih optimal manfaatnya dikonsumsi setelah berolahraga. Whey shake juga mampu meningkatkan kehilangan lemak dan mempertahankan massa otot. Laporan ilmiah dalam Nutrition and Metabolism dan Lipids in Health and Disease menjelaskan, whey shake bisa menurunkan kadar gula darah, mengontrol rasa lapar dan tensi, juga meredakan peradangan.

Protein shake kedelai telah menunjukkan efek yang mirip dengan whey dan kasein. Mengutip laporan ilmiah dalam International Journal of Sports Nutrition and Exercise Metabolism, peneliti menguji reaksi subjek terhadap suplemen protein kedelai dan whey. Kedua suplemen itu dikombinasi dengan pelatihan ketahanan selama enam pekan. Kedua suplemen itu menghasilkan manfaat yang hampir sama dalam meningkatkan kekuatan dan massa otot.

Protein vegan lain yang lainnya berbahan kacang polong, beras merah atau rami. Meskipun whey, kasein, dan kedelai juga protein lengkap mengandung asam amino esensial, namun alternatif nabatinya tidak lengkap. Suplemen vegan shake cenderung mengandung sedikit jumlah setiap porsi daripada bubuk susu atau kedelai.

DELFI ANA HARAHAP

Leave a Reply

Your email address will not be published.